Permenungan SALIB dan KEBANGKITAN.

Oleh : Romo A. Tri Hartono SALIB. Salib tentu tidak bisa dilepaskan dari penderitaan. Namun tidak setiap penderitaan adalah salib. Orang yang menderita di dalam tahanan karena mencuri, membunuh atau pun korupsi, tidak bisa  disebut sebagai sedang “menghayati salib”. Salib mengandung unsur menderita karena membela atau memperjuangkan kebenaran, keadilan  serta  kemanusiaan, sebagaimana Yesus juga memperjuangkan […]

“Lihat, Rajamu datang kepadamu! Ia lemah lembut dan menunggangi seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.”

Lazimnya, seorang raja menunggang kuda bukan keledai. Kuda adalah simbol kekuatan dan keperkasaan sehingga merupakan kendaraan perang (Yes 31:1-3; 1Raj 4:26). Sementara keledai adalah simbol kelemahlembutan, bahkan sering dikatakan sebagai binatang yang bodoh. Namun, keledai selalu siap sedia melayani karena sadar akan dirinya sebagai binatang untuk mengangkut beban. Yesus memasuki kota Yerusalem bukan untuk mengobarkan perang melawan […]

“lebih berguna bagimu, jika satu orang mati untuk bangsa kita dari pada seluruh bangsa kita ini binasa.” (12 April 2014)

Bacaan Injil. Yoh. 11:45-56: 45 Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya. 46 Tetapi ada yang pergi kepada orang-orang Farisi dan menceriterakan kepada mereka, apa yang telah dibuat Yesus itu. 47 Lalu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memanggil Mahkamah Agama untuk berkumpul dan […]

“Jika engkau memanggul salibmu dengan sukacita, maka salibmu akan memanggulmu.” (11 April 2014)

Yohanes (10:31-42) Sekali peristiwa orang-orang Yahudi mau melempari Yesus dengan batu. Tetapi kata Yesus kepada mereka, “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku Kuperlihatkan kepadamu; manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku dengan batu?” Jawab orang-orang Yahudi itu, “Bukan karena suatu perbuatan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah, […]

“Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” (10 April 2014)

Yoh. 8:51-59: 51 Aku berkata kepadamu: “Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” 52 Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. 53 Adakah Engkau lebih besar dari […]

“Sembuhkanlah dan Hidupkanlah!”

Belum setahun menjabat sebagai pimpinan tertinggi Gereja Katolik, Bapa Suci Fransiskus melejit menjadi tokoh paling favorit di media sosial. Wajah Paus Fransiskus terpampang di sampul depan majalah music rock, The Rolling Stones dan majalah The Advocate. Seorang pelukis graffiti pun menggambar Paus Fransiskus sebagai superhero dengan jubah berkibar-kibar. Apa yang dilakukan Paus Fransiskus sungguh membumikan […]

“Jadi kalian tahu siapa Aku ini, dan dari mana asal-Ku?” (4 Maret 2014)

Yohanes (7:1-2.10.25-30) Di wisma keuskupan kami, ada seekor burung cucakrawa yang hanya mau bekicau kalau dipancing dengan siulan pemeliharanya. Banyak tamu yang silih berganti dan tertarik dengan rupa burung ini tak mampu membuatnya untuk mengeluarkan kicauannya yang merdu. Saya pun pernah mencobanya dengan cara bersiul-siul, tetapi tetap tidak berhasil. Saya meminta kepada pemeliharanya “kunci” agar […]

“Pergilah, anakmu hidup!”(31 Maret 2014)

Yohanes 4:43-54 Kata Yesus kepadanya, “Pergilah, anakmu hidup!” Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi. Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup. Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh. Jawab mereka, “Kemarin siang pukul satu demamnya hilang.” Maka teringatlah ayah […]

Tolonglah, ya Tuhan, agar aku mampu melihat!

Suatu hari, seorang bapak dan anak putrinya sedang berolah raga pagi di suatu taman kota. Di pojok taman, ada seorang pengemis buta sedang mengamen dengan memainkan kendang kecil sambil bersenandung. Anak kecil itu tertegun dan berhenti sejenak sambil memandangnya. Sang bapak juga menghentikan langkahnya. Lalu sang bapak berkata, “Dik, kamu bisa berbuat sesuatu untuk orang […]

Pemungut cukai ini pulang ke rumahnya, sebagai orang yang dibenarkan Allah (29 Maret 2014)

Lukas 18:9-14 “Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.” Merendahkan diri tidak sama dengan rendah diri. Rendah diri (inferiority) memiliki konotasi negatif: pesimis, merasa tidak mampu, melihat diri serba negatif dan kurang mesnyukuri potensi dan semua anugerah yang diberikan Tuhan. Sementara itu, merendahkan diri mempunyai makna yang positif dan dekat dengan rendah hati. […]