“Tidak ada satu batu pun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain.”(25 November 2014)

Lukas (21:5-11) Ketika beberapa orang berbicara tentang Bait Allah dan mengagumi bangunan itu yang dihiasi dengan batu yang indah-indah dan dengan berbagai-bagai barang persembahan, berkatalah Yesus: “Apa yang kamu lihat di situ akan datang harinya di mana tidak ada satu batupun akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan.” Dan murid-murid bertanya […]

Berita Paroki 22 dan 23 November 2014

HARI RAYA TUHAN KITA YESUS KRISTUS RAJA SEMESTA ALAM 23 November 2014 PETUGAS PERAYAAN EKARISTI MINGGU 29 dan 30 November 2014 Misa Petugas – petugas Sabtu sore Koor           :  Marta Maria Pemazmur   :  Monika Tatib           :  St. Petrus Claver – Karanganyar Gunung II Lektor         : Prodiakon   :  F. Buntara, A. Darko, P. Darlan Rochadi Siswanto, […]

Kristus, Merajalah dalam Hidup Kami!

Dlm Ekaristi HR Kristus Raja Semesta Alam, baik bacaan I maupun Injil tdk berbicara tentang kekuasaan/kerajaan. Yg ditampilkan justru kasih penggembalaan Allah dan kehadiran Kristus dalam diri orang-orang yang menderita. Lalu apa artinya itu semua? Pertama, dalam diri Yesus Kristus Sang Raja Semesta Alam, hadirlah secara nyata kasih Allah Bapa yang mengayomi dan mencintai semua […]

“Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya dan akan memisahkan mereka seorang dari seorang.”(23 November 2014)

Mat. 25:31-46. Yesus berkata “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya […]

“Allah bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup.”(22 November 2014)

Luk. 20:27-40. Datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang tidak mengakui adanya kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya: “Guru, Musa menuliskan perintah ini untuk kita: Jika seorang, yang mempunyai saudara laki-laki, mati sedang isterinya masih ada, tetapi ia tidak meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu. Adalah tujuh orang bersaudara. […]